Gelar Jepang Universitas Indonesia 2016

Tahun ini para pecinta kebudayaan Jepang kembali disuguhkan acara yang dari tahun ke tahun menjadi salah satu festival Jepang paling besar di Jakarta, apalagi kalau bukan Gelar Jepang Universitas Indonesia atau yang biasa disebut GJUI. GJUI 22 ini mengambil tema “Grasp the Festivity”. Acara yang berlangsung selama 3 hari ini (13, 14, dan 20 Agustus) berlokasi di dua tempat. Untuk tanggal 13-14, lokasi yang digunakan adalah Pusat Studi Jepang Universitas Indonesia, sedangkan puncaknya pada tanggal 20 Agustus lokasi yang dipakai adalah Parkir Timur Senayan.

Pada tanggal 20 Agustus, GJUI secara ekslusif mengundang 3 bintang tamu langsung dari Jepang untuk mengisi acara tersebut. Bintang tamu yang pertama adalah Loverin Tamburin,  grup musik yang berasal dari Hiroshima ini terdiri dari 2 personil, yaitu Aya sebagai vokalis dan Akihiro pada piano. Grup musik ini sudah melakukan tur dunia dan lagu-lagunya dipakai untuk berbagai soundtrack game.

Bintang tamu yang kedua adalah, Shingo Annen atau Shin02. Rapper Jepang ini memulai karirnya di San Fransisco Bay pada awal tahun 90an. Dia sudah berkolaborasi dengan berbagai musisi, salah satunya adalah DJ terkenal Jepang, Nujabes, untuk proyek animasi Samurai Champloo.

Bintang tamu yang terakhir adalah Idol Group Festive. Terdiri dai 8 gadis cantik, mereka membawa konsep musim panas yang ceria. Debut pertama mereka  berjudul Omatsuri Hero keluar pada tanggal 18 Mei 2015, disusul dengan single keduanya yang muncul pada bulan November 2015.

Selain ketiga bintang tamu tersebut, acara GJUI 22 ini juga diisi dengan berbagai hiburan. Sebut saja Hiroaki Kato, musisi Jepang yang lama tinggal di Indonesia ini kembali menghibur para pengunjung GJUI. Selain itu banyak band-band yang membawakan cover dari berbagai band terkenal Jepang.

Selain hiburan berbentuk kesenian dan musik, para pengunjung juga disuguhi berbagai booth makanan dan minuman khas Jepang, GJUI juga menhadirkan Obake (rumah hantu) bagi para pecinta horor, pameran lukisan serta booth foto memakai Yukata (Kimono Jepang).

Sebagai penutup, GJUI 22 menyuguhkan Hanabi  (kembang api), ciri khas festival di Jepang. Pertunjukan kembang api yang disuguhkan cukup spektakuler dan menjadi penutup yang sempurna bagi GJUI 22. Semoga saja pada pelaksanaan selanjutknya, GJUI terus berbenah dan meningkatkan kualitas acara yang telah berlangsung secara rutin setiap tahunnya. Selamat tinggal dan terimakasih GJUI 22, para pecinta kebudayaan Jepang menanti GJUI 23 dengan perasaan berdebar.

Klik link ini untuk foto-foto keseruan dari guest star event!

Repoter: Sigit Lincah
Fotografer: Satria Khindi

Tags:

You may also like...

0 thoughts on “Gelar Jepang Universitas Indonesia 2016”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Are you a robot ? * Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.